20
Feb

“LAUNCHING DAN SOSIALISASI PEDOMAN PENANGGULANGAN KEDARURATAN AKIBAT KECELAKAAN LIMBAH B3 DAN B3” JAKARTA, 23 NOVEMBER 2017

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sering mendapat laporan kecelakaan terkait pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) dan B3, seperti tumpahan saat diangkut, kebocoran drum penyimpanan B3, terjadinya ledakan B3 yang mudah menyala, dsb. Kecelakaan ini terjadi baik di dalam area perusahaan maupun di luar area perusahaan seperti di jalan raya. Kejadian tersebut harus ditangani segera dengan cara yang tepat agar tidak mengancam keselamatan jiwa manusia dan menimbulkan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang lebih luas. Kesalahan dalam merespon kecelakaan Limbah B3 dan B3 justru dapat berakibat fatal. Perlu diketahui bahwa beberapa jenis bahan kimia yang terkandung di dalam Limbah B3 maupun B3 memiliki potensi sifat mudah rilis ke media lingkungan hidup.

Dalam rangka menjawab kebutuhan tersebut, maka unit kerja Direktorat Pemulihan Kontaminasi dan Tanggap Darurat Limbah B3, Diretorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menginisiasi  penyusunan Pedoman Penanggulangan Kedaruratan Akibat Kecelakaan Limbah B3 dan B3. Dalam penyusunan dokumen tersebut, KLHK melibatkan kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, praktisi, serta akademisi. Pedoman ini berisi teknik dan metode penanggulangan kedaruratan sesuai dengan jenis kecelakaan dan karakteristik Limbah B3 atau B3 yang ditemukan di lokasi kejadian. Pedoman ini pun masih merupakan versi pertama dan diharapkan sudah mampu memberikan acuan dalam melakukan tindakan penanggulangan kedaruratan akibat kecelakaan Limbah B3 dan B3.

Agar pedoman ini dapat lebih dikenal dan dipahami oleh pengelola Limbah B3 dan B3, maka KLHK melakukan “Launching dan Sosialisasi Pedoman Penanggulangan Kedaruratan Akibat Kecelakaan Limbah B3 dan B3”. Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan rangkaian akhir dari penyusunan pedoman, namun masukan dan perbaikan yang didapat dari acara ini sangat membantu dalam penyempurnaan pedoman. Kegiatan launching dilaksanakan pada tanggal 23 November 2017 bertempat di Hotel Grand Mercure Jakarta. Peserta yang hadir berasal dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Seluruh Indonesia, BPBD Provinsi Seluruh Indonesia, beberapa Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota dan BPBD yang wilayahnya rentan terhadap terjadinya kedaruratan Pengelolaan B3 dan  Limbah B3 serta para pelaku usaha dan/atau kegiatan di bidang Pengelolaan Limbah B3 dan B3.

Bapak Ade Palguna Ruteka selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 berkenan hadir untuk memberikan sambutan dan membuka kegiatan ini. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa pedoman yang disosialisasikan hari ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan yang dihadapi dalam merespon dengan cepat dan tepat setiap laporan kedaruratan yang diterima. Meskipun demikian, beliau juga masih membuka peluang bagi para peserta untuk menyampaikan masukan, saran dan kritik bagi perbaikan pedoman ini.

Sedangkan materi yang diberikan meliputi kebijakan dan implementasi Sistem Tanggap Darurat Limbah B3, Kebijakan Pengelolaan B3, serta Implementasi Sistem Tanggap Darurat di Kota Depok. Selanjutnya peserta diajak bersama-sama untuk mencermati “Pedoman Penanggulangan Kedaruratan Akibat Kecelakaan B3 dan Limbah B3” yang telah dibagikan kepada para peserta. Selain disampaikan cara penggunaan pedoman, juga disampaikan studi kasus agar peserta dapat benar-benar memahami dengan baik muatan pedoman. Dengan demikian, sekembalinya dari kegiatan ini diharapkan peserta dapat segera menggunakan pedoman tersebut.

Leave a Reply

You are donating to : Greennature Foundation

How much would you like to donate?
$10 $20 $30
Would you like to make regular donations? I would like to make donation(s)
How many times would you like this to recur? (including this payment) *
Name *
Last Name *
Email *
Phone
Address
Additional Note
paypalstripe
Loading...